Senin, 02 Mei 2016

E-Learning



Pengertian E-Learning
E-learning adalah suatu sistem atau konsep pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar. Berikut beberapa pengertian E-learning dari berbagai sumber:

1.            Pembelajaran yang disusun dengan tujuan menggunakan sistem elektronik atau komputer sehingga mampu mendukung proses pembelajaran (Michael, 2013:27). 
2.            Proses pembelajaran jarak jauh dengan menggabungkan prinsip-prinsip dalam proses pembelajaran dengan teknologi (Chandrawati, 2010).
3.            Sistem pembelajaran yang digunakan sebagai sarana untuk proses belajar mengajar yang dilaksanakan tanpa harus bertatap muka secara langsung antara guru dengan siswa (Ardiansyah, 2013).
Karakteristik E-learning
Menurut Rosenberg (2001) karakteristik E-learning bersifat jaringan, yang membuatnya mampu memperbaiki secara cepat, menyimpan atau memunculkan kembali, mendistribusikan, dan sharing pembelajaran dan informasi.

Karakteristik E-learning menurut Nursalam (2008:135) adalah:

1.            Memanfaatkan jasa teknologi elektronik.
2.            Memanfaatkan keunggulan komputer (digital media dan komputer networks)
3.            Menggunakan bahan ajar yang bersifat mandiri (self learning materials) kemudian disimpan di komputer, sehingga dapat diakses oleh doesen dan mahasiswa kapan saja dan dimana saja.
4.            Memanfaatkan jadwal pembelajaran, kurikulum, hasil kemajuan belajar, dan hal-hal yang berkaitan dengan administrasi pendidikan dapat dilihat setiap saat di komputer.
Manfaat E-learning
Manfaat E-learning adalah:

1.            Fleksibel. E-learning memberi fleksibilitas dalam memilih waktu dan tempat untuk mengakses perjalanan.
2.            Belajar Mandiri. E-learning memberi kesempatan bagi pembelajar secara mandiri memegang kendali atas keberhasilan belajar.
3.            Efisiensi Biaya. E-learning memberi efisiensi biaya bagi administrasi penyelenggara, efisiensi penyediaan sarana dan fasilitas fisik untuk belajar dan efisiensi biaya bagi pembelajar adalah biaya transportasi dan akomodasi.
Manfaat E-learning menurut Pranoto, dkk (2009:309) adalah:

1.            Penggunaan E-learning untuk menunjang pelaksanaan  proses belajar dapat meningkatkan daya serap mahasiswa atas materi yang diajarkan.
2.            Meningkatkan partisipasi aktif dari mahasiswa.
3.            Meningkatkan partisipasi aktif dari mahasiswa.
4.            Meningkatkan kemampuan belajar mandiri mahasiswa.
5.            Meningkatkan kualitas materi pendidik dan pelatihan.
6.            Meningkatkan kemampuan menampilkan informasi dengan perangkat teknologi informasi, dimana dengan perangkat biasa sulit dilakukan.
Kelebihan E-learning
Kelebihan E-learning  ialah memberikan fleksibilitas, interaktivitas, kecepatan, visualisasi melalui berbagai kelebihan dari masing-masing media (Sujana, 2005 : 253 ). Menurut L. Tjokro (2009:187), E-learning memiliki banyak kelebihan yaitu :

1.            Lebih mudah diserap, artinya menggunakan fasilitas multimedia berupa gambar, teks, animasi, suara, video. 
2.            Jauh lebih efektif dalam biaya, artinya tidak perlu instruktur, tidak perlu minimum audiensi, bisa dimana saja, bisa kapan saja, murah untuk diperbanyak.
3.            Jauh lebih ringkas, artinya tidak banyak formalitas kelas, langsung pada pokok bahasan, mata pelajaran sesuai kebutuhan.
4.            Tersedia 24 jam/hari – 7 hari/minggu, artinya penguaasaan materi tergantung pada semangat dan daya serap siswa, bisa dimonitor, bisa diuji dengan e-test.
Kekurangan E-learning
Kekurangan E-learning menurut L. Gavrilova (2006:354) adalah pembelajaran dengan model E-learning membutuhkan peralatan tambahan yang lebih (seperti komputer, monitor, keyboard, dsb). Kekurangan E-learning yang diuraikan oleh Nursalam (2008:140) sebagai berikut :

1.            Kurangnya interaksi antara pengajar dan pelajar atau bahkan antar pelajar itu sendiri.
2.            Kecenderungan mengabaikan aspek akademik atau aspek sosial dan sebaliknya membuat tumbuhnya aspek bisnis/komersial.
3.            Proses belajar mengajar cenderung ke arah pelatihan daripada pendidikan. 
4.            Berubahnya peran pengajar dari yang semula menguasai teknik pembelajaran konvensional, kini juga dituntut mengetahui teknik pembelajaran yang menggunakan ICT (information, communication, dan technology).
5.            Tidak semua tempat tersedia fasilitas internet ( mungkin hal ini berkaitan dengan masalah tersedianya listrik, telepon, ataupun komputer).
6.            Kurangnya sumber daya manusia yang menguasai internet.
7.            Kurangnya penguasaan bahasa komputer.
8.            Akses pada komputer yang memadai dapat menjadi masalah tersendiri bagi peserta didik. 
9.            Peserta didik bisa frustasi jika mereka tidak bisa mengakses grafik, gambar, dan video karena peralatan yang tidak memadai.
10.          Tersedianya infrastruktur yang bisa dipenuhi.
11.          Informasi dapat bervariasi dalam kualitas dan akurasi sehingga penduan dan fitur pertanyaan diperlukan.
12.          Peserta didik dapat merasa terisolasi.


Fasilitas-fasilitas yang ada dalam E-learning
E-Learning yang lengkap akan memiliki fasilitas-fasilitas sebagai berikut:
a.      E-Lectures
E-Lectures merupakan fasilitas yang menyediakan presentasi mengenai konsep atau teknik dasar yang dibutuhkan pebelajar.
b.      Discussion Forum
Discussion Forum merupakan tempat interaksi antar pebelajar dan pengajar.
c.       Ask an Expert
Fasilitas Ask an Expert menyediakan para ahli yang terkait dengan bahan ajar yang di ajarakan. Pebelajar dapat mengakses pakar dalam materi yang di ajarkan secara on-line.
d.      Mentorship
Fasilitas ini menyediakan pembimbing on-line mengenai materi yang spesifik.
e.       Local Learning fasilitator or tutor support
Penyediaan fasilitator lokal atau dosen lokal uang dapat memberikan pertemuan tatap muka.
f.        Access to network resources
Fasilitas ini berisikan bahan bacaan tambahan yang relevan dengan mata kuliah.
g.      ructured group activitySt
Fasilitas ini berisikan kegiatan kelompok yang terstruktur seperti diskusi kelompok kecil, seminar, presentasi kelompok.
h.      Informal peer interaction
Fasilitas ini menyediakan tempat untuk interaksi antar pebelajar melalui e-mail atau chatt-room.

E-learning di Unpad

Alamat:  Center of e-Learning Unpad, Gedung Cisral Lantai 1 Jln. Dipati Ukur No 46 Bandung
Telepon:  022-2533833
Faksimile: 
Email: elearning@unpad.ac.id
Website: http://elearning-dev.unpad.ac.id/
e-Learning Unpad didirikan untuk menjembatani jarak, waktu, dan berbagai kondisi yang dapat menghalangi kegiatan pembelajaran. Bukan hanya itu, di bawah naungan Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M), e-Learning juga hadir untuk mengoptimalkan penggunaan teknologi sebagai upaya memaksimalkan hasil belajar baik di lingkungan Universitas Padjadjaran, maupun bagi masyarakat umum.
Dengan memanfaatkan teknologi informasi yang semakin canggih dan berkembang diharapkan transfer ilmu pengetahuan dapat dilakukan dengan mudahnya. Semoga e-Learning dapat membawa solusi alternatif pencerdas kehidupan bangsa.
Kuliah online dapat diakses melalui portal http://elearning.unpad.ac.id/. Bukan hanya kuliah online, e-Learning memiliki berbagai layanan guna mengoptimalkan kegiatan belajar mengajar, diantaranya:
Training Services  (Layanan Pelatihan)
Layanan pelatihan kami dapat dilakukan baik secara in-house training maupun in-service training. Beberapa pelatihan yang kami selenggarakan adalah:
·         Online Learning Management System
·         ICT
·         Desktop Applications
·         Networking
·         Multimedia

Online course Development (Pembangunan Mata Kuliah OnLine)
E-Learning Unpad membangun mata kuliah online yang dapat diakses oleh mahasiswa. Proses ini dilakukan bersama para pendidik yang tentunya semakin sadar akan perlunya alternatif pembelajaran ini. Prosesnya meliputi:
·         Course Designing
·         Digital Course Developing
·         Multimedia Developing

E-Learning Consulting (Konsultasi e-Learning)
Beberapa saluran, baik face to face maupun bermedia, telah kami buka untuk melayani berbagai pertanyaan mengenai proses pembelajaran bermedia elektronik ini.  Hal-hal yang dapat dikonsultasikan diantaranya mengenai:
·         How To Design On Line Course
·         How To Create Good On Line Course
·         How To Design Content
·         On Line Course Management
·         Bussiness Developing

Research and Development (Riset dan Pembangunan)
e-Learning tak henti melakukan penelitian guna pengembangan fungsi lembaga ini kedepannya. beberapa metode yang biasa kami lakukan adalah:
·         Knowledge Management Research Group
·         E-Learning Software Group
·         Content Repository Team

Sejak 2012, setiap tahunnya, e-Learning bersinergi dengan berbagai komponen di Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Unpad, berupaya menghasilkan 100 mata kuliah yang online yang terintegrasi dalam program “Penyusunan 100 Modul dan Bahan ajar Digital di Lingkungan Universitas Padjadjaran”.

Sejarah Perkembangan e-learning di Indonesia
E-learning di Indonesia mulai ada sejak tahun 90-an dengan didahului oleh perkembangan teknologi informasi. Namun demikian akibat adanya krisis moneter yang menimpa indonesia sekitar tahun 1997 hingga tahun 2000 para perintis e-learning mendapati masalah keuangan pula. Mulai tahun 2000, setelah krisis mulai mereda banyak organisasi yang kembali merintis perkembangan e-learning. Namun demikian terdapat beberapa masalah dalam penyelenggaraan e-learning di Indonesia yakni meskipun terdapat lebih dari 60 situs e-learning, kebanyakan masyarakat saat itu belum memiliki fasilitas yang memadai sebagai sarana pembelajaran e-learning. Hanya sekitar 20 juta dari lebih dari 223 juta penduduk yang sudah memiliki telepon. Menggunakan hanphone untuk mengakses internet juga masih sangat mahal, sementara penyedia layanan internet juga masih sedikit. Di sisi lain saat itu meskipun penyedia e-learning biasanya adalah institusi pendidikan dan sasaran e-learning adalah para pelajar khususnya mahasiswa, sebagian besar isi dari materi yang dijelaskan tidak menjangkau standard intelektual mahasiswa. Selain itu tak ada koordinasi dalam pelaksanaan e-learning karena masing-masing institusi pemerintah menyediakan layanan sendiri-sendiri tanpa adanya koordinasi. Masalah yang terakhir adalah masalah kebudayaan masyarakat Indonesia. Masyarakat umumnya lebih menyukai berbicara daripada membaca. Contohnya daripada membaca buku mahasiswa lebihmanyukai berinteraksi dengan mahasiswa yang lain atau langsung dengan pengajar. Artinya mereka lebih senang untuk berbicara secara langsung dibanding secara virtual seperti yang biasanya ada dalam e-learning. Oleh karena itu saat ini Indonesia membutuhkan koordinasi yang lebih baik dari para operator e-learning, strategi e-learning yang lebih baik dari para pemimpin serta membuat e-learning bukan hanya sebagai media pembelajaran saja namun juga sebagai sarana bagi para pelajar agar selalu up to date dan membuat teknologi informasi menjadi bahan ajar yang fleksibel.

E-LEARNING TERBAIK DI DUNIA

5 (lima) situs E-learning terbaik yang bermanfaat untuk Anda:
Website ini telah dikenal banyak oleh para pelajar, mahasiswa, akademisi dan siapa saja yang tertarik mempelajari ilmu komputer secara mandiri. Dalam komunitas ini para anggotanya saling membagi pengetahuan yang dimiliki untuk kemajuan pengetahuan di Indonesia. Maju terus komunitas IlmuKomputer[dot]Com !.
UG OpenCourseWare merupakan website pembelajaran gratis dan terbuka untuk kalangan akademisi, mahasiswa, dan para pelajar mandiri di seluruh dunia yang disediakan oleh Universitas Gunadarma. Materi kuliah yang tersedia disini sebagian besar merupakan modul kuliah yang menjadi acuan bagi para mahasiswa di Universitas Gunadarma.
Website ini dikelola oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan Departemen Komunikasi dan Informatika. Biasa dimanfaatkan oleh para pegawai DEPKOMINFO untuk memperdalam pengetahuan komputer mereka. Meski begitu web ini dapat diakses oleh siapa pun yang memiliki minat memperdalam informasi.
Universitas maya yang satu ini dikelola oleh Bapak Romi, beliau adalah pakar telematika yang juga merupakan pendiri komunitas IlmuKomputer[dot]Com. Dalam website ini Anda dapat menemui bahan-bahan kuliah yang ia ajarkan kepada para mahasiswanya di berbagai kampus. Untuk memanfaatkan bahan-bahan kuliah yang tersedia, Anda mesti melakukan proses registrasi terlebih dahulu.
Web yang dikelola oleh Departemen Pendidikan Nasional yang satu ini juga saya masukkan nih sebagai bagian dari penyedia E-learning. Sebabnya adalah melalui web ini siswa-siswa tingkat SD hingga SLTA (SMU/SMK) tak perlu lagi membeli buku-buku pelajaran yang mahal, cukup download saja. karena urusan copyright (lisensi) sudah merupakan urusan pemerintah.


 

Aditya Nining Dwi Ayustin Template by Ipietoon Cute Blog Design